Sadranews– Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sadra Jakarta menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola mutu pendidikan dengan mengikuti kegiatan Penguatan Institusi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) melalui Implementasi Aplikasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula 1 Gedung Kopertais, Lantai 5 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Rabu (29/7).
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Sahiron, M.A. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa penguatan budaya mutu merupakan fondasi penting bagi kemajuan perguruan tinggi. Menurutnya, implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) tidak hanya berfungsi untuk memenuhi persyaratan akreditasi, tetapi juga menjadi instrumen utama dalam membangun perguruan tinggi Islam yang unggul, adaptif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Senada dengan itu, Koordinator Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten, Prof. Dr. H. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., menyampaikan bahwa transformasi digital dalam sistem penjaminan mutu menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas monitoring, evaluasi, serta pengembangan mutu di lingkungan PTKIS. Ia mengajak seluruh perguruan tinggi untuk menjadikan budaya mutu sebagai bagian dari tata kelola institusi yang berorientasi pada peningkatan kualitas secara berkelanjutan, bukan sekadar memenuhi kebutuhan administratif.
STAI Sadra Jakarta hadir bersama puluhan PTKIS dari wilayah DKI Jakarta dan Banten dalam kegiatan tersebut. Keikutsertaan ini menjadi wujud komitmen institusi dalam memperkuat implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal sebagai dasar peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Mengusung tema “Penguatan Institusi melalui Aplikasi SPMI Kopertais”, kegiatan ini membekali pimpinan perguruan tinggi dan Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) dengan pemahaman mengenai penggunaan aplikasi SPMI berbasis digital yang dikembangkan Kopertais Wilayah I. Melalui aplikasi tersebut, proses monitoring, evaluasi, pelaporan, hingga pengendalian mutu diharapkan dapat dilakukan secara lebih efektif, terukur, dan terdokumentasi dengan baik.
Bagi STAI Sadra, partisipasi dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat sistem penjaminan mutu di lingkungan kampus. Pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan mutu diharapkan mampu meningkatkan kualitas tata kelola akademik sekaligus mendukung pencapaian standar mutu pendidikan tinggi yang ditetapkan Kementerian Agama dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi.
Selain menjadi sarana peningkatan kapasitas kelembagaan, kegiatan ini juga membuka ruang kolaborasi antarpimpinan PTKIS dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi Islam yang semakin berkualitas, inovatif, dan berdaya saing. Melalui sinergi tersebut, perguruan tinggi keagamaan Islam diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi kemajuan pendidikan Islam di Indonesia.
