Sadranews– Masjid bukan sekadar artefak peribadatan, melainkan instrumen vital dalam penguatan kohesi sosial dan edukasi spiritual masyarakat. Manifestasi inilah yang diusung oleh kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAI Sadra melalui kolaborasi strategis dengan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Mahmud Kecamatan Bojongsari, Kelurahann Duren Seribu, Kota Depok dalam gelaran “Jumat Berkah dan Tebar Mushaf Al-Qur’an,” Jumat (23/1/2026).
Kegiatan ini menjadi jembatan antara nilai akademis dan pengabdian konkret di tengah masyarakat. Sebanyak 200 jamaah terlibat dalam ekosistem berbagi yang dikelola secara sistematis. Mahasiswi berperan dalam manajemen logistik konsumsi, sementara mahasiswa laki-laki memastikan ketertiban alur distribusi guna menjamin inklusivitas dan efisiensi di lapangan.
Kegiatan ini memuat sejumlah poin strategis. Penyerahan simbolis mushaf Al-Qur’an dan buku Iqro kepada Ketua DKM Al Mahmud, Bapak Karso, diarahkan sebagai stimulus peningkatan aktivitas tadarus dan itikaf di lingkungan masjid. Donasi literatur tersebut juga difokuskan untuk memperkuat kegiatan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) yang rutin beroperasi setiap Senin hingga Jumat.
Lebih dari sekadar pemenuhan program kerja, kegiatan ini diproyeksikan sebagai langkah awal dalam membangun kemitraan berkelanjutan antara institusi pendidikan tinggi dan lembaga keagamaan
Inisiatif ini menegaskan transformasi nilai-nilai teologis menjadi aksi sosial nyata, memposisikan masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat yang mandiri dan berdaya saing secara spiritual maupun intelektual.
Kolaborasi dengan DKM Al Mahmud dirancang sebagai prototipe sinergi kebaikan yang berkelanjutan, di mana institusi akademik dan lembaga keagamaan dapat berjalan beriringan dalam menciptakan perubahan sosial yang positif dan berdampak jangka panjang.

