Sadranews– Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten menggelar kegiatan Monitoring dan Pembinaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) secara daring pada Selasa (26/1/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Sosialisasi Monitoring Pelaksanaan SPMI PTKIS” tersebut dibuka pukul 13.30 WIB dan diikuti sekitar 70 perguruan tinggi dari wilayah DKI Jakarta dan Banten.
Dalam forum tersebut, Wakil Koordinator Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten, Prof. Dr. Sururin, M.Ag., dalam arahannya menekankan bahwa penjaminan mutu adalah jantung bagi kesehatan sebuah universitas. Ia menggarisbawahi urgensi penerapan siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) secara konsisten.
“Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) tidak boleh hanya menjadi unit pelengkap. Mereka adalah pengawal utama yang memastikan siklus PPEPP berjalan secara berkelanjutan. Tanpa ini, peningkatan kualitas institusi akan jalan di tempat,” tegas Prof. Sururin.
Sejalan dengan hal itu, Sekretaris Kopertais Wilayah I, Dr. Abdul Muin, M.Pd., menyampaikan poin menarik berupa usulan adanya kolaborasi lintas kampus melalui skema Auditor Exchange atau pertukaran auditor.
Langkah ini dinilai cerdas untuk memecah kebuntuan evaluasi internal. Dengan adanya auditor dari luar kampus yang melakukan pemeriksaan, tingkat objektivitas akan meningkat drastis, sekaligus menjadi sarana transfer pengetahuan antar-perguruan tinggi.
Selain sesi pemaparan materi, kegiatan monitoring dan pembinaan ini juga dimanfaatkan sebagai ajang pendataan kondisi pelaksanaan AMI di masing-masing perguruan tinggi. Pendataan mencakup status pelaksanaan AMI serta jumlah auditor mutu internal yang dimiliki oleh setiap institusi.
Dalam kesempatan tersebut, Egi Sukma Baihaki, M.Hum., selaku Ketua LPM STAI Sadra, memaparkan kesiapan institusinya dalam menjaga standar mutu. Ia melaporkan bahwa STAI Sadra telah menuntaskan siklus AMI pada Oktober 2025 lalu.
“Saat ini, STAI Sadra diperkuat oleh tiga auditor mutu internal yang aktif. Kami berkomitmen penuh mendukung sistem penjaminan mutu yang kredibel di lingkungan institusi,” ungkap Egi.
Langkah sinkronisasi yang dilakukan Kopertais Wilayah I ini diharapkan mampu menyeragamkan standar kualitas PTKIS di bawah naungannya, sekaligus memastikan bahwa setiap lulusan kampus Islam swasta memiliki daya saing yang setara di tingkat nasional maupun internasional.
