Menyerap Gagasan, Membangun Karakter: Safari Akademik STAI Sadra di Forum Q&A Metro TV

Sadranews–Mahasiswa STAI Sadra kembali mengikuti kegiatan safari akademik dengan menghadiri program Q&A yang ditayangkan oleh Metro TV pada Jumat (29/5/2026) malam. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa untuk memahami seni menyampaikan gagasan, membangun kepercayaan diri, serta berkomunikasi secara efektif di ruang publik melalui dialog bersama tokoh dan narasumber inspiratif.

Program Q&A menghadirkan Menteri Lingkungan Hidup RI, Jumhur Hidayat, sebagai narasumber utama. Diskusi semakin kaya dengan kehadiran Maman Suherman, penulis dan pegiat literasi yang dikenal melalui pertanyaan-pertanyaan reflektif, puitis, namun tetap tajam dan terstruktur. Hadir pula Sherly Annavita, motivator dan tokoh muda yang aktif menyuarakan isu kepemudaan, pendidikan, serta masa depan bangsa. Sementara itu, perspektif politik disampaikan oleh Adi Prayitno, pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia.

Sejak awal acara, suasana diskusi berlangsung dinamis dan interaktif. Berbagai isu strategis, mulai dari lingkungan, pendidikan, sosial, hingga kepemimpinan, dibahas secara mendalam melalui pertanyaan-pertanyaan kritis para panelis. Mahasiswa STAI Sadra tampak antusias mengikuti setiap sesi, mencatat gagasan-gagasan penting, serta menyimak pengalaman para narasumber yang disampaikan secara terbuka dan inspiratif.

Bagi mahasiswa, safari akademik ini bukan sekadar kunjungan ke salah satu media nasional terkemuka. Lebih dari itu, mereka memperoleh pengalaman nyata tentang bagaimana sebuah gagasan dikomunikasikan kepada publik melalui argumentasi yang kuat, ketajaman berpikir, dan kemampuan berbicara yang efektif. Pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga dalam mengembangkan keterampilan komunikasi dan kepemimpinan yang dibutuhkan di tengah masyarakat.

Dalam paparannya, Jumhur Hidayat menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjawab berbagai tantangan bangsa, khususnya persoalan lingkungan yang kian mendesak. Pesan tersebut mendorong mahasiswa untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan mulai menerapkan kebiasaan ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai tindak lanjut dari pembelajaran yang diperoleh, para mahasiswa berkomitmen melakukan langkah-langkah sederhana namun berdampak, seperti memilah sampah di lingkungan kampus, asrama, maupun dapur. Semangat tersebut mencerminkan kepedulian sekaligus komitmen nyata mahasiswa STAI Sadra dalam mendukung pelestarian lingkungan dan membangun budaya hidup yang lebih bersih, sehat, serta berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperluas wawasan, tetapi juga memperoleh gambaran konkret mengenai pentingnya kemampuan berpikir kritis, kepekaan terhadap persoalan sosial, serta keberanian menyampaikan pendapat di ruang publik. Interaksi langsung dengan para narasumber memberikan inspirasi sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan diri sebagai generasi muda yang aktif dan berdaya.

Safari akademik ini menjadi bukti komitmen STAI Sadra dalam menghadirkan pengalaman belajar yang melampaui ruang kelas. Dengan mempertemukan mahasiswa secara langsung dengan tokoh publik dan praktisi dari berbagai bidang, kampus terus mendorong lahirnya generasi intelektual yang komunikatif, peduli terhadap lingkungan, serta siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.

 

Tinggalkan Komentar

Scroll to Top