Sadranews– Suasana Aula Kampus Institut Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an (PTIQ) Jakarta terasa penuh khidmat pada Selasa (1/10/2022) ketika Dr. Hasyim Adnani, M.A., berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Konsep Ma’ad Transenden dalam Al-Qur’an”.
Sidang terbuka Program Pascasarjana tersebut menghadirkan jajaran penguji bergengsi, yakni Prof. Dr. H. M. Darwis Hude, M.Si., Prof. Dr. Ahmad Thib Raya, M.A., dan Prof. Dr. Hamdani Anwar, M.A. Disertasi ini dibimbing langsung oleh dua tokoh akademik terkemuka, Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, M.A., dan Dr. Muhammad Hariyadi, M.A.
Dalam presentasinya, Dr. Hasyim mengupas secara mendalam konsep Ma’ad—kebangkitan manusia setelah kematian—dari perspektif transendental yang diungkapkan Al-Qur’an. Penelitiannya tidak hanya mengurai dimensi teologis, tetapi juga memberikan implikasi filosofis dan moral bagi kehidupan manusia modern.
Pencapaian ini mendapat apresiasi dari keluarga besar STAI Sadra Jakarta. “Selamat dan sukses kepada Dr. Hasyim Adnani atas gelar doktor yang diraihnya. Semoga ilmunya membawa keberkahan dan manfaat bagi masyarakat,” demikian pernyataan resmi STAI Sadra.
Dengan gelar doktor ini, Dr. Hasyim diharapkan dapat semakin aktif berkontribusi dalam pengembangan studi Al-Qur’an, menginspirasi generasi muda akademisi, dan memperkuat peran ilmu agama dalam membangun peradaban Islami.

