Magister Aqidah dan Filsafat Islam (MAFI) STAI Sadra Pertahankan Status Akreditasi, Perkuat Posisi sebagai Pusat Kajian Filsafat Islam

Sadranews— Program Studi Magister Aqidah dan Filsafat Islam (MAFI) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sadra kembali memperoleh pengakuan mutu akademik dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Kepastian tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT Nomor 357/SK/BAN-PT/Ak.S/2.0/S2/VII/2026 tentang Status Terakreditasi Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam pada Program Magister STAI Sadra yang sedang dalam proses akreditasi.

Melalui keputusan yang ditetapkan pada 7 Juli 2026, BAN-PT menetapkan bahwa Program Studi Magister Aqidah dan Filsafat Islam STAI Sadra tetap berstatus Terakreditasi, sebagaimana status yang telah ditetapkan sebelumnya melalui Keputusan BAN-PT Nomor 6918/SK/BAN-PT/Ak-PNB/M/XI/2024. Status tersebut berlaku selama satu tahun, mulai 15 Juli 2026 hingga 14 Juli 2027 sesuai ketentuan yang berlaku.

Penetapan ini menjadi kabar penting bagi sivitas akademika STAI Sadra sekaligus memberikan kepastian bagi masyarakat yang ingin melanjutkan studi di bidang Filsafat Islam. Status akreditasi menunjukkan bahwa penyelenggaraan pendidikan di program studi tersebut tetap memenuhi standar mutu nasional yang ditetapkan BAN-PT.

Bagi STAI Sadra, pengakuan ini semakin meneguhkan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi yang memiliki komitmen kuat dalam pengembangan kajian Aqidah dan Filsafat Islam. Komitmen tersebut tercermin dalam berbagai konsentrasi keilmuan yang ditawarkan, yaitu Filsafat Islam, Filsafat Tasawuf, Filsafat Jiwa, Filsafat Al-Qur’an, Filsafat Pendidikan, dan Filsafat Politik. Di tengah meningkatnya kebutuhan akan pemikiran Islam yang kritis, dialogis, dan responsif terhadap dinamika zaman, program studi ini menghadirkan ruang akademik yang memadukan khazanah intelektual Islam klasik dengan perkembangan filsafat serta ilmu pengetahuan kontemporer. Melalui pendekatan tersebut, STAI Sadra berupaya melahirkan lulusan yang tidak hanya memiliki kedalaman pemahaman filosofis, tetapi juga mampu memberikan kontribusi intelektual dalam menjawab berbagai tantangan masyarakat modern.

Ketua Prodi MAFI STAI Sadra, Dr. Benny Susilo, Ph.D., berkomitmen untuk mengembangkan kajian di bidang Aqidah dan Filsafat Islam secara komprehensif dan rasional, dengan tetap setia kepada prinsip-prinsip universal Islam. “Kami terus berupaya meningkatkan kuantitas dan kualitas pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat untuk menyajikan sistem pendidikan yang bermutu,” ujarnya.

Keunggulan tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi calon mahasiswa yang ingin mendalami pemikiran para filsuf dan teolog Muslim, mengembangkan tradisi riset, serta membangun perspektif keislaman yang argumentatif dan terbuka terhadap dinamika peradaban modern. Lulusan program ini diharapkan tidak hanya memiliki kedalaman akademik, tetapi juga mampu berkontribusi sebagai peneliti, dosen, pemikir, maupun intelektual publik yang menghadirkan gagasan-gagasan konstruktif bagi masyarakat.

Dengan tetap dipertahankannya status terakreditasi oleh BAN-PT, Program Magister Aqidah dan Filsafat Islam STAI Sadra semakin mengukuhkan komitmennya untuk menjadi salah satu pusat pengembangan studi filsafat Islam di Indonesia. Pengakuan tersebut sekaligus menjadi modal penting dalam memperluas jejaring akademik, meningkatkan kualitas riset, serta mencetak generasi intelektual Muslim yang mampu menghubungkan khazanah keilmuan Islam dengan persoalan-persoalan kontemporer.

 

Tinggalkan Komentar

Scroll to Top